ALZ TINJAUAN PENATALAKSANAAN PEMERIKSAAN APG (ANTEROGRADE PIELOGRAPHY) KONTRAS DENGAN KLINIS OBSTRUKSI URETEROPELVIC JUNCTION DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD Dr.H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG

Authors

  • Abdul Latif Zahri STIKes Patriot Bangsa Lampung

Keywords:

APG (Anterograde Pelography), Obstruksi proksimal Ureteropelvic Junction, Kontras Media

Abstract

APG (anterograde pielography) pemeriksaan pada saluran ureter dengan jalan memasukkan kontras melalui kateter nephrostomi. Data WHO (2019), di Indonesia Obstruksi menjadi urutan kedua setelah penyakit batu saluran kemih, suatu penelitian menyebutkan bahwa Ureteropelvic Junction yang bergejala pada pria berusia 40-49 tahun mencapai 15%. Angka ini meningkat dengan bertambahnya usia, sehingga pada usia 50-59 tahun prevalensinya mencapai hampir 25% pada usia 60 tahun ke atas sebanyak 50%. di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Umum Daerah Dr.H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung yang terbagi dalam kurun waktu 3 bulan terakhir yaitu Oktober sampai November 2023, didapatkan data pemeriksaan APG menggunakan bahan kontrasĀ  Sebanyak 2 pasien. Karena pemeriksaaan APG (Anterorade Pielography) dengan klinis obstruksi UPJ jarang di temui Di Rumah Sakit.

Penelitian ini mengunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi, sampel penelitian berjumlah 1 pasien yang dilakukan pemeriksaan APG (anterograde pielography) dengan kontras pada klinis Obtruksi Ureteropelvic Junction.

Pemeriksaan APG menggunakan bahan kontras non ionik water soluble 200cc dengan pengenceran 1:3 dan di foto dengan proyeksi AP. Tampak kontras mengisi pelvis renalis dan kalises, sistem pelvokalises kanan tampak sangat melebar, kontras tidak mengalir ke ureter.

Hasil dari pemeriksaan ini menunjukkan bahwa pasien mengalami Obstruksi proksimal Ureteropelvic Junction.

Downloads

Published

2024-05-31