DPFA PENATALAKSANAAN TEKNIK PEMERIKSAAN APPENDIKOGRAFI DENGAN KLINIS APPENDICITIS KRONIS DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD JENDERAL AHMAD YANI METRO LAMPUNG

Authors

  • Dian Putri Febria Arois STIKes Patriot Bangsa Lampung

Keywords:

Appendikografi, Appendisitis Kronis

Abstract

Appendisitis merupakan kasus dengan angka kejadian tertinggi di ASEAN. Statistik menunjukkan bahwa rata-rata setiap tahunnya, appendisitis beserta komplikasinya menyerang hampir 10 juta penduduk Indonesia. Angka kejadian appendisitis dilaporkan sebesar 95 per 1000 penduduk Indonesia dengan angka kejadian pada tahun 2020 sebanyak  4.152.000 kasus.

Jenis penelitian ini adalah mengunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi, sampel penelitian adalah 1 pasien, dan pemeriksaan yang diambil adalah pemeriksaan Appendikografi dengan klinis Appendisitis Kronis.

Dari hasil penelitian, diperoleh hasil yang bersumber dari ekspertise dokter yang menyatakan bahwa bahan kontras hanya mengisi sebagian dari appendix atau usus buntu. Persiapan pemeriksaan yaitu 10 jam sebelum pemeriksaan, pasien diberikan barium sulfat yang dicampur air hangat dengan perbandingan 1 : 2 secara oral. Proyeksi yang digunakan adalah pasien supine dengan proyeksi AP, RPO, dan LPO.

Hasil pemeriksaan Appendikografi dengan klinis appendisitis kronis di Instalasi Radiologi RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro Lampung, diketahui secara jelas tampak bahan kontras mengisi ileum dan appendiks atau usus besar. Terdapat gangguan kontur permukaan usus besar yang tervisualisasi yang menyebabkan bahan kontras hanya mengisi sebagian di usus besar.

Downloads

Published

2024-05-31