SS TEKNIK PEMERIKSAAN RADIOGRAFI BNO IVP (BLASS NIER OVERSIECH-INTRAVENA PYELOGRAFI) DENGAN KLINIS NEFROLITIASIS DI INSTALASI RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM MUHAMMADIYAH METRO LAMPUNG
Kata Kunci:
Radiografi, BNO IVP , NefrolitiasisAbstrak
Menurut WHO (2016) di seluruh dunia rata-rata terdapat 1-2% penduduk yang menderita batu ginjal. Menurut Kemenkes RI (2018), Sebagian besar penyakit batu ginjal dialami orang-orang berusia 30-60 tahun sebanyak 10% Wanita dan 15% pria. Berdasarkan pra survey selama 3 bulan pada periode September – November 2021 terdapat 9 pasien yang melakukan pemeriksaan BNO IVP dan salah satunya pasien dengan klinis Nefrolitiasis.
Jenis penelitian yang digunakan menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan melakukan observasi juga ikut serta dalam melakukan pemeriksaan menggunakan sampel penelitian 1 (satu) orang pada pemeriksaan BNO IVP dan untuk mengetahui teknik pemeriksaan BNO IVP dengan Klinis Nefrolitiasis di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Metro Lampung. Sumber data diperoleh dari observasi langsung, study kepustakaan dan wawancara secara langsung.
Pada pemeriksaan BNO IVP dapat mengetahui persiapan pasien serta alat dan bahan. Proyeksi yang digunakan yaitu proyeksi AP dan PA pada interval waktu tertentu dengan pemasukan media kontras sebanyak 50 cc. Hasil gambaran dari pemeriksaan BNO IVP tersebut yaitu terdapat kelainan Nefrolitiasis Dextra.
Teknik pemeriksaan radiografi BNO IVP dengan klinis Nefrolitiasis di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Metro Lampung dilakukan dengan 2 proyeksi yaitu proyeksi Antero-Posterior (AP) dan proyeksi Postero-Anterior (PA). Teknik pemeriksaan dengan proyeksi tersebut sudah sesuai dan dianggap cocok untuk melihat kelainan pada sistem perkemihan terutama pada kasus Nefrolitiasis.


